Pelaku KKN katanya… Wuzzz mengutip kata-kata dari sahabat baruku dikampus… Miss Deen
K U L I A H - K E R J A - N I K A H
Ya, aku Pelaku KKN murni, Alias Newbeginer di ke -3 bidang ini sekaligus… Kalau kuliah dulu sebenernya udah pernah kuliah D3 T.Sipil Di Poltek, sedangkan Kerja… juga udah beberapa kali pindah tempat n berkenalan &bekerja sama dengan banyak amazing person termasuk orang-orang aneh dan nyeleneh juga…
N I K A H ? Wah kalau ini mah baru sekaliii, baru banget euy, kurang lebih 2 bulan yang lalu, alhamdulilah…. semoga lengkaplah sudah
Bernafas bersama seorang lelaki yang amat sederhana, yang seolah – olah datang dari bulan yang sama sekali tak pernah kuharapkan cara kedatangannya, semuanya serba kejutan.. Ya kejutan dari Ar Rahman
Hey, bagaimana ia bisa sampai dihadapanku kini, mengisi ruang-ruang hatiku hingga memenuhi bilik dan serambiku dalam waktu yang amat singkat,
Sebenernya aku dan suamiku sama-sama pelaku KKN, aku kerja dia kerja, aku melanjutkan kuliah.. dia pun begitu dan hey, kami kini sama-sama menikah.. aku istri.. dia suami
Pada kenyataannya sungguh berat memang jika difikirkan melalukan tiga hal besar tersebut dalam waktu bersamaan… Tapi suamiku bilang “jalanin aja ya neng… jangan dipikirin” sembari mencoba menenangkanku yang memiliki pribadi yang lumayan ribet n detail pada banyak hal, apalagi yang kuanggap prioritas dan penting…..
Tapi kini mana yang lebih penting dari ketiga hal tersebut… Dulu, sebelum menikah aku akan bilang dengan lantang “yang penting kuliah oy!” Kerja juga.. Ya keduanya saling mendukung… Bagaimana bisa meneruskan kuliah lagi, kalau engga kerja cari duit…. lantas nikah ada diposisi mana?
Saat ini aku melanjutkan kuliah Ekstensi S1- di Fasilkom UI jurusan Sistem Informasi.. Bisa dibilang salah satu keputusan yang amat nekat dari lulusan D3 T. Sipil yang engga tau sama sekali tentang pemrogaman dan bahasanya… Struktur Data n jaringan komputer…. Hadooh!
Dulu sebelum menikah aja udah jungkir balik untuk mengakselerasikan diri belajar Object Oriented Design, dan kini setelah menikah pun harus mencoba berasahabat dengan SQL dan mengakrabi istilah istilah dalam dictionary komputer seperti UML, GUI, API…. Kernel, Data Flow Diagram, relational Algebra… Indexing, Clustering, Agile….Ah memang Gileee! Tapi bismilah aku hanya mampu berbismillah…
Bahkan ketika harus bekerja senin- jum’at ( Alhamdulillah Ya Allah, Rezeki pasca menikah…) berangkat pagi pulang jam 5 sore, kemudian lanjut lagi pada hari yang sama juga….kuliah jam 7 malam – 9.30 malem….hiks hiks.. pulang kerumah udah tenaga sisa…
Kadang-kadang, jika suamiku sedang tidak ada kuliah ia sudah menunggu dirumah lebih dulu dengan settingan wajah lelah dan perut lapar, sedang aku belum menyiapkan apa-apa untuknya…. sedih hati ini tak mampu melayaninya dengan baik! Nelongso.com
Buru-buru aku uprek-uprek dapur… apa yang ada langsung diolah jadi menu masakan(semoga) enak, Oalahhhh padahal yang ada cuma Telur, indomie sama kerupuk mentah yang belum digoreng…. kasihan sekali suamiku ini… selalu dijejali dengan menu yg alakadarnya dan tidak bergizi!
Pernah suatu malam, aku pulang kuliah sampe kontrakan sekitar jam 10 malam, setelah luar biasa ga konsen menekuri mata kuliah Sistem Operasi milik Pak Suryana Setiawan. Nyampe TKP tiba-tiba si kaka tersayang sedang uprek-uprek dapur dan menemukan beberapa bumbu dapur yang hampir membusuk….
“neng… ko gini dapurnya” tanyanya berusaha datar, walaupun aku tau ada sedikit mimik kekecewaan diwajahnya…
“duh maaf ka, aku belum sempet cek-cek begituan…banyak beut tugas kuliah hari ini” aku berusaha membela diri..lagian deuh.. tiba-tiba aku geleh pisan ngeliat kumpulan bawang merah yang teronggok ditempatnya yg dah pada mulai hitam-hitam membusuk.. yang memang udah semingguan ini tidak aku cek n ricek keberadaaannya…
“Tapi ka.. aku gelii, buang aja ya semuanya..” pintaku ragu-ragu
” Emmmh.. Jangan dong neng mubazir, ini kan masih ada yg bisa dibersihin ga semuanya busuk ko….”
Aku terdiam…mencoba memahami jalan pikirannya sembari menekuri kumpulan bawang merah itu
“ya udah rapihin yuk, sini kaka bantuin bersihin yang busuk-busuk… kamu yang iris ya neng bikin bawang goreng sekaligus buat sambel terasi, kaka lagi pengen nih….” bujuknya lemah lembut
Masya Allah kakaku sayang… ini lebih dari jam 10 malam, ragaku letih pisan… kedua mataku pun mulai melemah… aku hanya ingin merebahkan punggungku, bermanja denganmu atau bahkan sekedar bercerita padamu, mencurahkan perjuangan otakku memahami tentang kernel, fork, dan apalah itu tentang blocking… dan hash table yang tidak aku mengerti juntrungannya hingga akhirnya kutertidur
Aku kembali terdiam… benarkah jika kuturuti ini akan menyenangkan hatinya, lantas menjadikanku istri shaliha yang taat, kemudian sekaligus menjadikan ibadahku pada Allah… Sementara lelahku pun luar biasa setelah beraktivitas dari pagi hingga malam ini. Dan tampaknya ia tidak merasakan kelelahanku… Secara aku selalu tersenyum dan bersemangat setiap pulang kuliah, karena tak sabar ingin bertemu dengannya…dan kudapati ia memang lelaki yang tidak gampang lelah. Malu aku dibuatnya…
Bismilah… kupun melihat ia begitu serius mengupas bawang-bawang itu, Bismillah meski berat sungguh namun kujalani juga…. dan tahukah bagaimana hasilnya. Bawang merah yang aku goreng gosong, hitam….buruk rupa! termasuk sambel terasi yang aku buat dengan rasa cinta plus letih dan ngantuk berat juga gosong…….dan rasanya pun pasti tidak akan nikmat atau bahkan maknyusss!
Pada akhirnya suamiku pun tidak bisa menikmati sambal goreng buatanku itu.
O Sedihnya hatiku, bahkan urusan sepele seperti ini mampu membuatku menitikkan airmata dan merubah suasana hatiku jadi tidak karuan…. Entah ada perasaaan kesal karena tak dimengerti, lelah… ngantuk, namun juga ingin berusaha menyenangkan hatinya sekaligus.
Bahkan hingga keesokan paginya pun efeknya masih terasa. Tidak mungkin menyembunyikan mimik aneh ini, bahkan ketika suamiku mempertanyakannya pun aku tak mampu berkata-kata… katakanlah aku lebay, atau terlalu melankolis… ya sudahlah mungkin memang perempuan seperti ini : “sulit dimengerti”
Satu ibroh bagiku : ternyata membangun komunikasi yang baik itu sulit, meskipun kami berdua sudah sama-sama komitmen untuk menjaga komunikasi dan senantiasa saling terbuka. Pun ketika ada rasa berat.. katakan saja.. daripada melakukannya setengah hati. Kembalikan lagi niatnya… memang efeknya tidak selalu menyenangkan..
Kemudian satu hal lagi yang kadang membuatku nelongso dan melongo, suamiku ini hanya bisa menghabiskan waktu bersamaku tidak lebih dari 9 jam…. Paling cepat jam 9 malam kita baru bisa bertemu, kemudian pukul 6 pagi ia sudah harus melaju lagi ke Juanda kota untuk mengais rezeki…. kadang aku menggodanya ” kaka nih kerja apa nguli sih, jam 6 ko udah ninggalin aku, huhu..” aku sok manja. Belum ditambah lagi setiap hari sabtu ia kuliah dari pagi hingga sore….kemudian hari ahad kadang ia mengambil lembur, sayang katanya kalau enggak diambil lumayan buat tambahan….
“hu sungguh teganya…teganya…teganya! ini kan hari libur kayangku“
K U L I A H - K E R J A - N I K A H
Fiuhhh…. ’till now iam still learning by doing it… 3 Roles at the same time… and sometimes its really exhausting, but another times it’s more chalenging..
Bismillah maka selalu Bismilah
to: kayangku…engkaulah sahabatku kini, sungguh bersabarlah untukku dan untukmu.. kupun selalu ingin bhagiakanmu, menjadi penggengam tanganmu selalu untuk kukecup, sebab kita cinta, cinta milik Arrahman..