Fashbir Shobron Jamiila…..
seperti judul blog MPku ini.. yang kukutip dari AlQur’an surat Al Ma’arij ayat 5
” Maka bersabarlah dengan sabar yang baik…” Sabar yang Indah…. sabar yang cantik
Juga seperti nama Lengkapku Rismawaty Djamilah…. Djamilah yang berarti indah….
Dulu waktu masih kecil aku sering komplen k mama & ayah, ko namaku ada Djamilahnya…
” norak… , betawi banget, ga level ” sungutku kesel.. tanpa aku tau arti sebenernya, mentang2 aku punya darah betawi… inget lagunya Jamal Mirdad.. ” aduh duh jamilah.. gadis manis anak Pak Lurah…”
Lantas ayah menjelaskan, bahwa Djamilah adalah nama yang bagus seindah artinya, cantik… segala yang baik terkandung disana… Ya, waktu masih kecil aku sedikit terobati bahwa namaku ada ejaan lamanya dgn diselipkan huruf “D” jadi ga terlalu jamileee bgt gituu… nyambung ga yah… namanya jg fikiran anak kecil
Tapi belakangan aku sangat berbahagia dengan adanya embel Djamilah dlm namaku, sering ku baca ayat ayat cinta Ar Rohman, ada namaku tertera disana… Diam2 aku pun menyetujui berharap suatu saat arti dari Djamilah yang sesungguhnya benar2 terintegarsi dalam diriku.
Fashbir Shobron Jamiila, Fashobrun jamiil….. Dalam Al Kariim
Tak kusadari diawal kata jamila, ada kata sabar….
Suatu kata sarat makna, perbuatan hati, sikap jiwa & perbuatan,
Suatu kemuliaan yang luar biasa sulit untuk di implementasikan… ya, SABAR
Akhir-akhir ini, setiap kejadian yang ku alami, menuntutku untuk senantiasa bersabar….
Masya Allah, sulit luar biasa…
Ketika dihadapkan pada kenyataan yang tak sesuai harapan
Kekacauan internal dan Intervensi eksternal
Sungguh Bulan Juni yang menakjubkan
Kubuat kesepakatan,
komitmen atas nama keteguhan hati
Berharap bersandar pada tawakkal ‘alallah
Namun , lagi2 sungguh tidak pernah mudah
Nyatanya aku mengorbankan diri sendiri
Dan justifikasi yang tidak bertanggung jawab, tanpa praduga tak bersalah
Sebuah otoritas memaksaku meng “iya”kan atas perbuatan yang sama sekali tak kulakukan.
Sungguh kebijakan yang aneh bukan kepalang
Terlontar dr isi kepala seorang pemmpin, yang kuyakini kita smua hanya al insan
Manusia yang teramat biasa, laa Haula walaa quwwata illa billah…
Maka mengapa masih nampak arogansi di matamu
Djamilah…. sabarlah Djamilah…
Kondisi wajahku pun sepertinya serta merta merepresantasikan isi hati & fikiranku, kacau…. jerawat bertebaran dimana2, tak pernah separah ini sebelumnya. Sampe2 banyak yang komen.. mulai dari tmn kantorku, ukhtiy2, teman tahfidz, si kembar juga ikutan.
” Ya ampun mba risma, saya ikut prihatin dgn kondisi wajah mba” tutur Bu Emi, temen kantorku tampak dramatisasi, Glekk! buru2 aku ngibrit k Toilet untu k berkaca….” Iya ya mut ko lumayan parah ya…” ukhtiy ririt nduth datar ” ka’ ko mukenye demek aje” si kriting kribo my sezta mulai berkomentar…. Huhuhu, aku yg tadinya cuek bebek, jadi rajin ngaca deh….
Masker Tomat, masker ketimun, Habbatus sauda, maduuu.. udah di coba smuana sbg bentuk perjuangan gerilya, hehe…. Hingga akhirnya aku nyerah… ya udah awal bulan depan kita ke Dr. inong sebagai bentuk ikhtiar terakhir.. bismillah
Ya Robb, sungguh maafkan hambaMu ini
Atas ketidaksabaran ini menghadapi ujian dariMu
Atas keluh kesah yang senantiasa mengalir…
Astaghfirullah Al Adziim
Sungguh diri ini lemah, selemah- lemah makhlukMu…
Fashbir Shobron Jamiilaa, Allah the One who wil save me, ill fighting for the moment, not only waiting. Bi idznillah!
Sungguh Djamilah…. Sabarlah Djamilah….
hebatnya kisah ini…sungguh2 seluruh representasi diri terpancar di wajahmu…walau tak sendu dalam pandangan matamu, tapi diplot dgn jelas dalam lukisan wajahmu…dahsyat abizzzz…hahaha…
Semangat untuk berikhtiar ya..
baru hebat, belum dahsyat neng… ^__^
“Maka bersabarlah dengan sabar yang baik…”
sabar yg ga baik tuh yg kayak mana yak?
he8X