<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Hikmah</title>
	<atom:link href="http://rismadjamilah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rismadjamilah.wordpress.com</link>
	<description>Biar Kuncupnya Mekar Menjadi Bunga</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jun 2011 08:49:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rismadjamilah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jurnal Hikmah</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rismadjamilah.wordpress.com/osd.xml" title="Jurnal Hikmah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rismadjamilah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Random</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/06/08/random/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/06/08/random/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 03:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu ini, pasca UAS selesai&#8230;.. tinggal-lah aku merasakan nelangsa, H2C&#8230; harap-harap cemas. Pasalnya jika tak ada aral melintang, insya Allah&#8230; dengan izin, kuasa dan kebaikan Allah&#8230;. ini akan menjadi semester terakhirku meraih gelar S. Kom setelah 3 tahun terakhir bergelut dengan bidang baru di Ilmu Komputer, setelah sebelumnya kuliah D3 di jurusan Teknik Sipil. Mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=132&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminggu ini, pasca UAS selesai&#8230;.. tinggal-lah aku merasakan nelangsa, H2C&#8230; harap-harap cemas. Pasalnya jika tak ada aral melintang, insya Allah&#8230; dengan izin, kuasa dan kebaikan Allah&#8230;. ini akan menjadi semester terakhirku meraih gelar S. Kom setelah 3 tahun terakhir bergelut dengan bidang baru di Ilmu Komputer, setelah sebelumnya kuliah D3 di jurusan Teknik Sipil.</p>
<p>Mungkin sudah sering-baca jurnal ini, betapa beratnya  (ngeluh lagi, hehe), menjalankan KKN, ditambah ada balita 1, 5 tahun super heboh, plus mengandung 6 bulan kini, Hey&#8230;. but still iam Alive!! ^__^ Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>16 sks, dalam 4 bulan terakhir sudah terlewati&#8230; 4 dari 5 Mata  Kuliah insya Allah berjalan dengan mulus, but the biggest constraint ever&#8230; sungguh menakutkan, Struktur Data Algoritma&#8230; Allah Ya Rabb, rasa2nya hamba tak mampu berkata-kata lagi mengenai MK ini, hanya berharap bisa lulus&#8230;. lulus&#8230; lulus&#8230; lulus&#8230; lulus&#8230; meski dengan nilai pas2an, insya Allah hanya lulus yg hamba harapkan&#8230; mengingat dan mengingat banyak hal..</p>
<p>Namun, ampun Ya Rabb, jika seakan-akan aku berharap padaMu dengan hati yg memaksa, sok tau&#8230; jauh dr sabar dan lapang dada, hamba hanya berharap bisa lepas dr &#8220;kewajiban&#8221; kuliah ini&#8230; sementara ingin fokus pd keluarga dan anak(anak) hamba kelak, yg belakangan sedikit banyak terbengkalai dengan kesibukan dan prioritas hamba di bangku kuliah, malam pula&#8230;</p>
<p>Rabbana Dzolamna anfusana wa in lam taghfirlana wa tarhamna lana kunnana minal khosirin&#8230;</p>
<p>Kemarin suamiku yang tengah training diluar kota, sempat sms mencoba meredam kegundahanku, mengatakan <em>Allah sesuai prasangka hamba-hambaNya</em>, sungguh gerimis hati ini mengejanya, insya Allah aku selalu memupuk prasangka yg baik, bagaimanapun&#8230; apapun Takdir Allah yang akan ditetapkan untukku,</p>
<p>Namun mengingat effort dan ikhtiarku di MK ini, sungguh.. rasa2nya jauh dari memuaskan, tidak meyakinkan, aku benar-benar mengandalkan kebaikan dan kemurahan dari Tuhanku.. bukan usaha yg telah aku perjuangkan, tidak maksimal!</p>
<p>Kemudian ombudi, bapak beranak 3, teman seperjuangan di bangku kuliah, yg lolos dr matrikulasi MK ini pun mencoba menyemangati pesimisku dengan wejangannya <em>&#8220;kalau Allah punya kehendak, nilai terjelek jadi terbaik bukanlah hal yang sulit &#8230; yang penting sudah berusaha sekuatnya &#8230; soal hasil, tinggal Allah yang memberikan&#8221;</em></p>
<p>Setiap kali aku memikirkan tentang nasib MK ini, kontan dede berusia 6 bulan diperutku mulai kontraksi, mulas tak tertahankan&#8230; menendang dan menyundul dengan aktivnya. Mungkin ia protes, <em>&#8220;Oh Bunda mengapa engkau begitu risau, sehingga mengusik kenyamananku disini&#8221;.</em> Segera kuusap2 perutku yang membuncit besar seperti usia 8 bulan, kata rekan kerja dikantor&#8230;. <em>&#8220;iya sayang tenang yah, maafin bunda ya nak, doakan bunda yg terbaik ya..&#8221;</em> bisikku lembut padanya&#8230;.</p>
<p>Azzam pun demikian, semakin manja dan menagih perhatian&#8230; meski menguras tenaga, tp aku semakin bersyukur pd Allah, azzam semakin sehat &amp; pintar, geraknya tak ada habisnya, seperti kelinci energizer yang baterenya ga pernah drop, yang ada aku bundanya yg tepar&#8230;.<br />
Ingin rasanya aku mendampinginya disepanjang waktukku, menemaninya nonton barney, kelon2an, memasak makanan yg dia suka &amp; meng-eksplor menu2 baru agar ia smakin lahap dan tidak gampang bosan.</p>
<p>Ingin sementara ini kutinggalkan bangku kuliah dan kerjaan kantor&#8230; menjadi FTM saja&#8230;.Meski keinginan menuntut ilmu kuyakin tak akan pernah padam dlm diri ini. Namun izinkanlah &#8220;sejenak&#8221; diri ini membahagiakan keluargaku, anak(anak)ku dengan eksistensi dan kontribusi yang berarti &amp; optimal bagi mereka&#8230;.</p>
<p>Ya Allah, Laa Haula walaa quwwata illa billah&#8230; baiknya kuserahkan semuanya kepadaMu, dan memang seharusnya begitu&#8230;. meski bayangan mengulang kuliah, yg menghabiskan tenaga, waktu, pikiran, biaya&#8230; dan lagi2 mengorbankkan waktu bersama anak(anak)ku sungguh menakutkan dan kerap menghantuiku&#8230; Ya Allah, sanggupkah diri ini??</p>
<p>Laa haula walaa quwwata illa Billahi,</p>
<p>Belum tentu pula usiaku sampai hari esok, sudah ku-pusingkan yang hal-hal belum tentu kulalui</p>
<p>Bagaimana pekerjaanku, dari mana biaya kuliah, sementara kami tengah menabung untuk biaya persalinan yg ada kemungkinan cesar lagi, meski ku selalu berdoa untuk bisa normal. Bagaimana dengan mimpi2 dan target hidupku-kami selanjutnya&#8230; target setelah lulus kuliah : cicilan rumah</p>
<p>Astaghfirullah al adziim&#8230; Astaghfirullah al-adziim, semuanya berlabel dunia yg mengkhawatirkanku</p>
<p>Inalillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un&#8230;</p>
<p>Ya Allah, Ya  Rahman Ya Rahiim, segalanya adalah mudah bagimu jika Engkau berkehendak&#8230;..  adalah mudah untukMu menetapkan Kun Fayakun,</p>
<p>sementara bagiku hanyalah,</p>
<p>Laa Haula walaa quwwata illabillahil &#8216;aliyiil Adziim&#8230;</p>
<p>Laa Haula walaa quwwata illabillahil &#8216;aliyiil Adziim&#8230;</p>
<p>Laa Haula walaa quwwata illabillahil &#8216;aliyiil Adziim&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=132&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/06/08/random/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kau terindah&#8230;. dan selalu terindah</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/26/kau-terindah-dan-selalu-terindah/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/26/kau-terindah-dan-selalu-terindah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 May 2011 07:03:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin pagi sebelum menuju kantor, saat mampir ke rumah nenek mengantar azzam yg sudah di &#8220;booking&#8221; abah untuk dititipkan. sempet kesemsem sm lagu band &#8211; Armada, saat ga sengaja memencet channel acara musik pagi &#8220;Dering&#8217;s&#8221; di Trans.. kira2, seperti ini bunyi liriknya : &#8220;Kau terindah&#8230; dan selalu terindah aku bisa apa tuk memilikimu kau terindah&#8230; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=127&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin pagi sebelum menuju kantor, saat mampir ke rumah nenek mengantar azzam yg sudah di &#8220;booking&#8221; abah untuk dititipkan.</p>
<p>sempet kesemsem sm lagu band &#8211; Armada, saat ga sengaja memencet channel acara musik pagi &#8220;Dering&#8217;s&#8221; di Trans.. kira2, seperti ini bunyi liriknya :</p>
<p><em>&#8220;Kau terindah&#8230; dan selalu terindah</em></p>
<p><em>aku bisa apa tuk memilikimu</em></p>
<p><em>kau terindah&#8230; dan selalu terindah</em></p>
<p><em>harus bagaimana ku mengungkapkannya</em></p>
<p><em>kau pemilik hatiku&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Lirik ini terus diulang-ulang sepanjang sang vokalis menyanyikan lagunya. Video klip menceritakan kekaguman sang vokalis terhadap seorang perempuan, namun sepertinya belum kesampaian, sehingga ia hanya bersenandung lirih. Rasa-rasanya memang hampir tidak ada yg istimewa dengan lagu ini jika dibandingkan dengan lagu cinta lainnya, hanya saja suasana hati saya pagi itu cukup melankolis kali yaaaa, tiba2 keingetan sm suami tercinta <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Padahal jika merujuk pada penggalan kalimat &#8220;kau pemilik hatiku&#8221;, kita harus ekstra hati2 dalam menyenandungkannya, meniatkannya&#8230; kira2 akan dimaksudkan kepada siapa kata2 itu&#8230;  jangan sampai ada yg lebih berhak menerima pernyataan itu namun kita salah alamat&#8230;</p>
<p>Ya, pemilik hati&#8230; tidak lain tidak bukan ada-lah  ALLLAH SWT, Tuhan kita semesta alam&#8230; Dia-lah penggenggam segala hati, pemilik hati setiap hamba yang memilki hati, meneguhkannya.. membolak-balikannya, menggoyahkannya&#8230; Dia mampu melakukan segalanya kepada hati kita, maka jika tidak heran bila ada doa peneguh hati yg cukup terkenal :</p>
<p>&#8220;<em>Ya Muqallibal quluub tsabbit quluubana &#8216;ala diinik</em></p>
<p><em>Ya Musharrifal quluub sharrif quluubana &#8216;ala tho&#8217;atik&#8221;</em></p>
<p>Tak ada yang menjamin, keteguhan hati kita akan selamanya terjaga, terpatri pada iman yg kuat kepadaNya, bahkan sang nabi sekalipun tetap berdoa demikian, sebab memang Dia-lah Allah pemilik hati kita, yang Maha Berkendak dan Maha berkuasa, tiada keraguan akan itu, tidak sedikit pun&#8230;</p>
<p>Namun, jika dihubungkan pada konteks kemanusiaan, khususnya saya sebagai seorang perempuan, seorang istri&#8230;.. makhluk yang identik dengan kesetiaan.. mendengar lagu ini, entah mengapa hal yg pertama saya ingat adalah suami saya.</p>
<p>Tiba-tiba hati tergelitik untuk mendowload lagu ini, hehe&#8230; langsung saya putar- repeat one dikantor, sembari menemani tugas translate laporan  sebanyak 135 hal ke English version, rasa-rasanya cukup menghibur. Bener kan&#8230;. tiba2  langsung keingetan suami saya (alhamdulillah bukan suami orang <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ), ini masih dlm konteks kemanusiaan ya&#8230; bukan bermaksud berdalih.</p>
<p>Yang saya rasakan saat itu suami-lah makhluk terindah dan selalu terindah yg ada dihati saya (selain  Azzam kami mr. bau acemmm sedap!)  , dimana hati saya tak akan pernah (semoga-bi idznillah) berpaling pada makhluk-lelaki manapun, menjaga kesetiaan saya hingga Allah saja yang memisahkan kami berdua melaui maut yg menjemput&#8230; Allahumma amiin</p>
<p>Iseng saya kirim sms ke suami, ingin mengetahui bagaimana reaksinya : <em>&#8220;kau terindah.. dan selalu terindah, harus bagaimana kumengungkapkannya, kau pemilik hatiku # esp to my dear lovely husband&#8221;</em></p>
<p>satu jam kemudian&#8230;. dari suami saya : <em>&#8220;Yg terindah hanyalah Sang pemilik keindahan, jgn sampai Dia marah &amp; murka, nau&#8217;dzubillah tsumma na&#8217;udzubillah&#8221;</em></p>
<p>tegas dan singkat, tak ada balasan yg lebih romantis seperti yang <del>sebenarnya</del> saya harapkan, tapi tak sedikitpun hati ini terkejut dengan balasannya, hanya tersenyum dan berucap syukur&#8230;.</p>
<p>sembari menghabiskan jus alpukat gratisan dr sahabat saya yg tengah berbahagia, mengabarkan berita pernikahannya melalui undangan makan siang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , saya balas sms tersebut kalem: <em>&#8220;Iya ayah sayang, makasi ya udah ingetin bunda&#8230;insya Allah mengenai itu bunda sudah paham <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , ini hanya ekspresi sebuah kesetiaan bunda pada ayah, bahwa tak ada orang lain dihati&#8221;</em></p>
<p>sekejap kemudian :<em> &#8220;okelah sayang kalo begitu&#8230;.. Muahhhh&#8221;</em></p>
<p>Begitulah, sudah semestinya pasangan suami istri saling mengingatkan, alhamdulillah wa syukurillah&#8230;.. jangan sampai ada yg lebih berhak menerima pernyataan cinta kita, menjadi cemburu&#8230; sebagaimana postingan sy sebelumnya <a href="http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/19/jealousy/">disini</a></p>
<p>Alhamdulillah, pun ketika saya <del>iseng</del> mengirimkan sms tersebut ke suami,  saya sadar betul dengan niat saya  dan mengetahui konsekuensinya&#8230; sekaligus ingin mengetahui bagaimana ia mem-persepsikan sms <del>romantis</del> dari istrinya tersebut</p>
<p>ternyata logika nya masih lebih dominan dari pada perasaannya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=127&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/26/kau-terindah-dan-selalu-terindah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>-jealousy-</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/19/jealousy/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/19/jealousy/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 07:26:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan terasa sekali, aku jauh dari bijaksana&#8230; bersabar dan berprasangka baik&#8230; Innalillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un.. ini adalah musibah Mungkin, karena jauhnya orang-orang shaleh yang berada disekitarku kini, atau memang kadar keimananku sedang anjlok drastis.  Siapa lagi yang akan aku salahkan, kesibukan kah, banyaknya amanah dikantor, dikampus dan dalam rumah tanggaku&#8230;? keletihan luar biasa sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=124&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan terasa sekali, aku jauh dari bijaksana&#8230; bersabar dan berprasangka baik&#8230;</p>
<p>Innalillahi wa inna ilaihi raji&#8217;un.. ini adalah musibah</p>
<p>Mungkin, karena jauhnya orang-orang shaleh yang berada disekitarku kini, atau memang kadar keimananku sedang anjlok drastis.  Siapa lagi yang akan aku salahkan, kesibukan kah, banyaknya amanah dikantor, dikampus dan dalam rumah tanggaku&#8230;? keletihan luar biasa sebagai ibu hamil sekaligus mengurus azzam in the same time.. siapa kini yang menjadi kambing hitamnya, saat tumpukan amanah datang  tanpa diminta.. Aku disorientasi, aku kewalahan, aku tidak siap!</p>
<p>Bekal ilmu tidak memadai, kualitas ibadah keteteran, amal sholih pun jauh dari implementasi.. lengkaplah sudah. Bukanlah hati ini bangga dengan kondisi diri yg seperti ini. Miris saja tidak cukup&#8230; aku membutuhkan solusi.</p>
<p><em>“Katakanlah jikalau bapak-bapak , anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya, dan dari berjihad di jalan-Nya. Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”</em> (QS. At-Taubah [9] : 24)</p>
<p>.<strong><em>&#8230;lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan_Nya. Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya&#8230;.</em></strong></p>
<p>Astagfirullah al adziim, tsumma astagfirullah al adziim, mungkin inilah sebabnya&#8230;.</p>
<p>Ampun ya Allah&#8230;&#8230; dzolimnya diri ini terhadap diri sendiri dan orang lain, dan dzolim pula terhadap hak-Mu untuk lebih dicintai diatas siapapun dan apapun.</p>
<p>Engkau telah memperingatkan, andai saja jiwa raga ini lebih sensitiv mentafakuri ayat-ayatMu. Ya Rabb beri kekuatan untuk mengatasi gumpalan rasa yang masih juga bercokol didalam hati, menggerogoti jenak-jenakku dengan prasangka yg menjerumuskan.</p>
<p>Bismillahi rahmanirrahiim.. kembali ku padaMu, menyerahkan apa yang menjadi hakMu atas jiwa alpa ini&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=124&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/05/19/jealousy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ada baiknya&#8230;</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/04/06/ada-baiknya/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/04/06/ada-baiknya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 11:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Ada baiknya daku ungkapkan segala resah&#8230;.. kumuarakan segala lelah dan penat, di segenap kesibukan yang mendera Izinkan sekali ini saja aku berkeluh Sungguh letih&#8230;. menjadi perempuan berperan ganda Punggungku ringkih, perutku membuncit&#8230; Wajah kusam tak bercahaya sedang fikiran ini kuperas sedemikian rupa &#160; &#160; Dan hati&#8230; kupaksa berdamai dengan keadaan Ingin kupeluk-peluk dikau saja duhai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=115&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada baiknya daku ungkapkan segala resah&#8230;..</p>
<p>kumuarakan segala lelah dan penat, di segenap kesibukan yang mendera</p>
<p>Izinkan sekali ini saja aku berkeluh</p>
<p>Sungguh letih&#8230;. menjadi perempuan berperan ganda</p>
<p>Punggungku ringkih, perutku membuncit&#8230;</p>
<p>Wajah kusam tak bercahaya</p>
<p>sedang fikiran ini kuperas sedemikian rupa</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dan hati&#8230; kupaksa berdamai dengan keadaan</p>
<p>Ingin kupeluk-peluk dikau saja duhai permata jiwa,</p>
<p>Bercengkrama bersama sebagaimana fitrahku,</p>
<p>Tatapanmu adalah samudera nan menenggelamkan resah</p>
<p>Senyumanmu adalah penawar luka jua duka</p>
<p>Dekapan mungilmu, mentari hangatkan jiwa</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun letih pun tak kunjung usai</p>
<p>Siapalah aku ini, kulafazkan&#8230;.</p>
<p>Laa yukalifullahu nafsan illa wus&#8217;aha</p>
<p>Laa yukalifullahu nafsan illa wus&#8217;aha</p>
<p>Laa yukallifullahu nafsan illa wus&#8217;aha</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apa daya, hanyalah Dia tempat berpasrah</p>
<p>Lemahku, dukaku&#8230; Dia Yang Maha Kuasa</p>
<p>Lapangku, gembiraku&#8230; Dia Yang Maha Segala</p>
<p>Ada baiknya, daku titipkan pada Dia..</p>
<p>Jiwa raga tak berdaya upaya,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=115&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/04/06/ada-baiknya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencintaimu&#8230;[refleksi dua tahun pernikahan]</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/03/01/mencintaimu-refleksi-dua-tahun-pernikahan/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/03/01/mencintaimu-refleksi-dua-tahun-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 04:36:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih &#38; sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih &#38; sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih &#38; sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih &#38; sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya&#8221; (HR. Abu Sa&#8217;id) Tepat hari ini, tgl 1 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=111&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih &amp; sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih &amp; sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih &amp; sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih &amp; sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya&#8221; (HR. Abu Sa&#8217;id)</em></p>
<p><em> </em></p>
<div id="attachment_112" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><em><em><a href="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/03/img_1062.jpg"><img class="size-medium wp-image-112" title="IMG_1062" src="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/03/img_1062.jpg?w=300&#038;h=211" alt="" width="300" height="211" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Foto romantis gagal ^^</p></div>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Tepat hari ini, tgl 1 maret 2011 adalah genap dua tahun usia pernikahan kami… Alhamdulillah wa syukurillah, usia pernikahan yang relative masih seumur jagung mungkin, namun tidak  sedikit yang telah kami lalui berdua, semuanya <em>double entry</em>(mengacu pada istilah akuntansi yang belakangan aku tekuri di kampus) ada suka ada duka, ada marah ada kelapangan, ada kecewa ada kemaafan , bahkan ada senyum dan ada manyun.. ada manja dan kejenuhan…</p>
<p>Diawal pernikahan, sebagai seorang istri memang saya akui bahasa cinta yang kerap saya ungkapkan kepada suami adalah manja, manyun dan merajuk…. jelas ini pertanda minta perhatian, tapi mungkin disisi suami bisa amat menjengkelkan jika intensitasnya terlalu sering, hehehe…</p>
<p>Saat hamil azzam, tentu toleransi suami jauh lebih besar dengan sikap saya yang agak manja &amp; kekanak-kanakan… Namun, ketika Azzam sudah nongol ke bumi, beuhhh.. mulai lah suami mendidikku dengan caranya yang terkadang membuatku merasa diacuhkan dan tak diperhatikan, hadooh kamu ko gitu… asli deh bikin keki, mau manyun seharian juga, rasanya akan sia-sia. Padahal rasa-rasanya menjelang pernikahan (setelah khitbah) suami yang mengejar-ngejar saya, dengan sms dan telpon berkali-kali (yang saya rasa ga penting-red), tak akan menyerah sampai berhasil mendapatkan jawaban dari saya. Sekarang ?? sepertinya terkena hukum balas, haha</p>
<p>Sebelum menikah saya memang jauh dari manja, bahkan bisa dikatakan galak dan jutek terhadap lawan jenis  dan lebih mandiri , semuanya dikerjakan sendiri, mau kemana-mana bawa motor sendiri bahkan mengantar anggota keluarga kemana saja, namun sesekali  tetap saja merepotkan ayah tercinta. Entah mengapa setelah menikah, saya seperti euphoria.. mungkin karena sebelumnya tidak pernah pacaran alias tak ada kekasih yang bisa direpotkan, haha.. jadilah seperti itu.</p>
<p>Di momen dua tahun ini, tak ada euphoria yang berlebihan… tak ada perayaan khusus, bahkan melankolis saya pun tak tiba-tiba muncul dan mendominasi seperti biasanya, Alhamdulillah terasa amat biasa… Suami juga bukan orang yang romantis, menurutnya untuk mengekspresikan cinta dengan tindakan itu jauh lebih nyata dari sekedar perkataan gombal .. padahal setelah menikah saya suka sekali digombalin <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya masih belajar, saya yakin suami pun masih belajar… untuk saling memahami dan mengerti, saling mengisi dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan pasangan-bukan sekedar keinginan. Proses ta’aruf ini adalah proses seumur hidup yang akan terus berkelanjutan hingga maut menjemput, dimana masing-masing dari kita baru bisa menyimpulkan… bagaimana cerminan diri kita yang ada dalam diri pasangan kita.</p>
<p>Apakah pada akhirnya ia menjadi insan yang lebih baik, berkembang dan semakin sholih/a… Apakah dengan hadirnya saya di kehidupannya, dia menjadi orang yang lebih bergairah, bersemangat untuk berjuang? Bagi saya, suami adalah cermin.. dimana setiap hari saya berkaca, kebaikan apa yang telah saya lakukan untuk memperindahnya. Bagi saya suami adalah pakaian, tempat saya berlindung dari rasa kekurangan dan mencoba menutupinya dengan amal-amal sholih. Bagi saya suami adalah telaga, yang menghilangkan rasa dahaga akan kasih sayang dan penjagaan. Bagi saya suami adalah mentari, yang memberi kehangatan dan semangat  optimisme untuk terus melakukan perbaikan…Bagi saya suami adalah sang pemimpin, dimana kesejahteraan dan keadilan akan saya peroleh darinya, hingga hanya kenyamanan dan ketenangan yang bersemayam dalam dada ketika saya menjadi makmumnya.</p>
<p>Sayangku, tak ada yang lebih istimewa dan berharga hari ini, selain doa dan ridha darimu… Bahwa aku adalah istrimu yang akan kau jaga, pelihara dan pimpin di JalanNya, bukan sekedar berwujudnya  harap duniawi semata atas sejahtera fana ini… Tak lebih, aku hanya ingin Sakinah, Mawaddah.. Warohmah menjadi milik kita selamanya yang dianugerahkan Arrahman dalam mahligai pernikahan kita, saling berpandangan &amp; bergenggaman tangan dengan penuh cinta hingga berguguran dosa kita karena RidhaNya… Amiin Allahumma Amiin…</p>
<p><em> -Depok, 1 Maret 2011-</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=111&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/03/01/mencintaimu-refleksi-dua-tahun-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/03/img_1062.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_1062</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>It Feels so Unfair</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/25/its-feel-so-unfair/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/25/its-feel-so-unfair/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2011 03:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[akademisi]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Aku tahu, rizkiku tak mungkin diambil orang lain Karenanya hatiku tenang Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain Maka aku sibukkan diriku bekerja dan beramal Aku tahu Allah selalu melihatku Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat Aku tahu kematian menantiku Maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa Rabbku [Hasan Basri, 3A1] Dalam seminggu ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=108&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Aku tahu, rizkiku tak mungkin diambil orang lain</em><br />
<em> Karenanya hatiku tenang</em><br />
<em> Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain</em><br />
<em> Maka aku sibukkan diriku bekerja dan beramal</em><br />
<em> Aku tahu Allah selalu melihatku</em><br />
<em> Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat</em><br />
<em> Aku tahu kematian menantiku</em><br />
<em> Maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa Rabbku</em></p>
<p>[Hasan Basri, 3A1]</p>
<p>Dalam seminggu ini ada 2 kejadian yang kurang meng-enak-an yang  saya alami dikantor&#8230; walaupun berusaha untuk tetap kalem menghadapinya, tetapi tetap saja terasa seperti shock teraphy yg harus buru-buru diredam. Sebagai insan biasa, saya rasa wajar jika saya merasa sedikit kecewa, agak kesal namun yang paling dalam.. saya merasa diperlakukan kurang adil oleh pihak manajemen dan pimpinan.</p>
<p>Memang jika dipikir-pikir.. siapa sih saya ini? posisi saya dikantor memang  bukan apa-apa.. latar belakang pendidikan juga baru  Diploma III dan belum kunjung lulus Sarjana memang jauh berada di belakang mereka yang bergelar Msc, Phd dan Professor dan sebagian besar memilki profesi sebagai dosen.</p>
<p>Dua kali pula saya bekerja dikalangan akademisi dikampus yang sama namun di Fakultas yang berbeda. Saya melihat tidak banyak orang-orang pintar dan cerdas di bidang akademisi yang menganut filosofi padi, <em>semakin berisi semakin merunduk</em>. Perasaan terintimidasi, minder, tidak percaya diri ketika menjadi bawahan kerap saya rasakan dari bahasa tubuh, isyarat mata, cara berbicara hingga perlakuan dan tindakan nyata dalam satu bentuk keputusan yang bernama &#8220;kebijakan&#8221;.</p>
<p>Tapi saya banyak belajar&#8230; amat banyak belajar dari keangkuhan ilmu duniawi yg telah dikuasai, dari jabatan tinggi yang prestise, dari pengalaman keliling luar negeri yang belum pernah saya rasakan, dari jaringan  bisnis dan organisasi yang luas hingga ke kalangan pejabat pemerintah atau ilmuwan&#8230;.</p>
<p>Baiklah.. baiklah&#8230;. saya dapat hikmah yang luar biasa dari perlakuan yang kurang menyenangkan dimana saya merasa terpinggirkan, eksistensi dan kontribusi yang tak berpengaruh, walau selama bekerja saya selalu berusaha all out.. melakukan yang terbaik, walaupun saya tidak bergelar  MSc, MEng, M Kom, seorang dosen atau apalah&#8230;.</p>
<p>Pada akhirnya saya mendapat hikmah untuk selalu bekerja keras dan terus belajar, hingga biarlah Allah dan orang-orang yang beriman saja yang menilainya, saya mendapati semangat yg luar biasa untuk meneruskan studi dan berjanji dalam hati untuk tidak pernah berlaku angkuh pada siapapun hingga mendzolimi perasaan orang lain dengan mengucilkan kompetensi dan eksistensinya, saya semakin semangat untuk berwirausaha membuka lapangan pekerjaan walaupun kecil-kecilan dan berusaha seoptimal mungkin untuk memenuhi hak bawahan untuk sama sejahteranya dengan saya sendiri dan tak akan menyia-nyiakan setiap tetes keringat yang telah mengucur tanpa menunggunya kering. Insya Allah&#8230; insya Allah&#8230; Bi idznillah definately !</p>
<p>Keyakinan ulama Hasan Basri diatas juga ingin  saya resapi dalam-dalam, hingga pada akhirnya saya seutuhnya hanya berharap pada Allah, hingga tak mudah kecewa terhadap hambaNya yang berlaku tidak adil. Hingga pada akhirnya hati ini lapang karena hanya mengingat kuasaNya dan ketetapanNya&#8230;.  Allahumma amiin</p>
<p>#semoga setiap ketidak adilan yang terjadi tak pernah mengusik keikhlasan untuk berserah padaNya saja, padaNya saja&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=108&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/25/its-feel-so-unfair/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Dasar Berbicara Dengan Anak</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/21/teknik-dasar-berbicara-dengan-anak/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/21/teknik-dasar-berbicara-dengan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 05:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki anak, memang adalah anugerah  dari Allah yang luar biasa&#8230;. Terkadang -luar biasa- berat, namun lebih banyak lagi -luar biasa- menyenangkan #sumringah Alhamdulillah aku dan Azzam sangat dekat, breastfeeding time adalah momen favorit ku untuk menguatkan bonding antara kami Aku bisa melakukannya sembari berbincang dengannya, mengusap punggung kecilnya, atau mengelus rambut jabriknya  , dan dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=101&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memiliki anak, memang adalah anugerah  dari Allah yang luar biasa&#8230;.</p>
<p>Terkadang -luar biasa- berat, namun lebih banyak lagi -luar biasa- menyenangkan #sumringah</p>
<p>Alhamdulillah aku dan Azzam sangat dekat, <em>breastfeeding time</em> adalah momen favorit ku untuk menguatkan <em>bonding</em> antara kami</p>
<p>Aku bisa melakukannya sembari berbincang dengannya, mengusap punggung  kecilnya, atau mengelus rambut jabriknya  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , dan dia biasa hanya  menyahut <em>&#8220;heu.. heu&#8230; heu&#8230;. &#8221; </em>dengan bola mata yang berputar dan berbicara.</p>
<p>Azzam memang masih sangat belia, 1 tahun 2 bulan&#8230; kosakata yang  mampu diucapkannya belum semua utuh. Namun satu hal yang mebuatku  terkadang cemburu buta, dia mampu memanggil ayahnya dengan fasih&#8230; &#8220;<em>Yah&#8230; Ayah..&#8221; </em>sedangkan memanggilku hanya dengan sepotong kata &#8220;<em>nda&#8221;</em>.</p>
<p>Meski termasuk anak yang amat menggemaskan dan lucu, dengan berbagai  polah tingkahnya yg tak terduga dan cenderung ga bisa diem. Adakalanya  sebagai seorang bunda yg amatir-haha, aku kewalahan menghadapi Azzam&#8230;.  Hiyaa, pokonya mah kalo kata orang betawi -adatnya keras- <em>kalau katanya ya katanya</em>, Melihat rambutnya yang jigrak-jabrik-berdiri banyak ibu-ibu disekitar rumah yang berkomentar <em>&#8220;Wah.. jangan deket2 balon tuh rambutnya nanti bisa pecah&#8221;</em> ada-ada aja&#8230;.</p>
<p>Berbicara, berkomunikasi dengan Azzam, memang tantangan tersendiri buatku, terlebih ketika ia cenderung tidak menurut dan <del>membawa caranya sendiri</del>,  duile udah dewasa ya  :p. Misalkan saat sesi makan sayur sop, jika ia  hanya ingin wortel.. ia akan terus menunjuk wortel dan menolak sayuran  yg lain. Terlebih bila melihat Ayahnya makan kerupuk, ga akan menyerah  hingga berhasil mencicipi kerupuk tersebut, mulai dari mengekori  Ayahnya, menunjuk-nunjuk kaleng kerupuk di dapur sembari setengah  berteriak <em>&#8220;pu&#8230; pu&#8230;&#8221;</em>, hingga nangis guling-guling di lantai. Intinya ga akan menyerah hingga Ayah dan bunda yang menyerah, hehe&#8230;.</p>
<p><a href="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/02/cimg6014.jpg"><img class="aligncenter" title="CIMG6014" src="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/02/cimg6014.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a>Kegiatan  manjat memanjat bangku dan melempar bantal bangku kelantai, meng- acak2  pakaian yang sudah dilipat rapih, hingga aktivitas menenteng-nenteng  sepatu kemana-mana  &amp; menyemirrnya meniru ayahnya ia lakoni&#8230;.  terkadang memang lucu sekali, tetapi kalau dilakukan berulang-ulang dan  membuat berantakan lelah juga ya. Saya jadi berfikir bagaimana ya  caranya agar Azzam <del>setidaknya</del> paham apa yang bunda harapkan,  haha&#8230; maksudnya mengerti apa yang  boleh dan tidak boleh, setidaknya  ia mendengar dan berkenan menurut&#8230;</p>
<p>Memang saya tidak berharap banyak dari anak sekecil  Azzam untuk  cepat-cepat paham, memang mungkin naturenya seperti itu&#8230; Tapi saya  tidak mau berhenti menyerah untuk bisa saliang mengerti dan memahami  dengan Azzam, tentu saja berbicara  yang efektif dari hati ke hati tanpa  harus frustasi dan mengerahkan emosi berlebih yang tidak perlu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tips dari <a href="http://female.kompas.com/read/2011/02/16/23424771/teknik.dasar.berbicara.dengan.anak">Kompas.co</a>m ini mungkin cukup  membantu, silahkan di simak&#8230;.</p>
<p>KOMPAS.com &#8211; Berbicara dengan anak bukan perkara mudah. Bahkan bagi  orangtua anak sekalipun ada kalanya merasa kesulitan berbicara dengan  anak. Bagi Anda yang sering menyaksikan serial Nanny 911 pasti pernah  menyaksikan kesulitan orangtua untuk mengajak anaknya berbicara.  Bagaimana cara Nanny Deb dan Nanny Stella berbicara dengan anak? Begini  tips yang mereka bagi dalam buku Nanny 911:</p>
<p>1. Apabila Anda ingin memastikan anak mengikuti kemauan Anda (atau  saat ingin mengajarkan disiplin), turunkan tubuh Anda setinggi anak.  Duduk atau berlutut, pilih yang nyaman untuk Anda.</p>
<p>2. Tatap matanya. Ini adalah bagian penting. Jika perlu, dengan lembut palingkan wajahnya agar ia menatap langsung kepada Anda.</p>
<p>3. Jika si anak sangat marah, usap punggung atau perutnya. Ini adalah  bentuk usapan pengakuan. Tak perlu menarik atau memeluknya dengan paksa  agar berdekatan dengannya, kecuali si anak benar-benar histeris dan  perlu ditenangkan. Jika anak histeris, biarkan ia tenang dulu sebelum  diajak bicara. Suruh ia mengatur napasnya.</p>
<p>4. Ubah nada suara agar menjadi tegas tetapi lembut. Suara Anda  secara alami naik turun ketika sedang bahagia atau sedang  bersenang-senang.</p>
<p>5. Beri kata-kata kepada anak untuk membantu mengalirnya percakapan.  Bantu anak yang masih sangat kecil dengan suruhan mengikuti kata-kata  Anda dan dorong ia mencoba. Untuk anak-anak yang sudah besar, Anda bisa  membuka percakapan dengan ide, seperti, &#8220;Kamu sepertinya sedang kesal.&#8221;</p>
<p>6. Ulangi kembali apa yang dikatakan anak. Ini menunjukkan bahwa Anda  benar-benar mendengarkan. Ini juga memberi Anda waktu untuk mengatur  ulang pikiran Anda.</p>
<p>7. Jangan menyela si anak saat sedang bercerita. Biarkan ia  mengutarakan apa yang ada di benaknya. Katakan padanya bahwa Anda  mengerti. Ketika giliran Anda tiba, mereka akan berhenti berbicara dan  mendengarkan Anda. Kalau mereka menyela Anda, katakan, &#8220;Mama mengerti,  tetapi biarkan Mama selesai bicara dulu, setelah itu kami bisa bicara.&#8221;</p>
<p>8. Biarpun hati Anda penuh gejolak, upayakan selalu tetap tenang</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=101&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/21/teknik-dasar-berbicara-dengan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rismadjamilah.files.wordpress.com/2011/02/cimg6014.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG6014</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang kedua&#8230;.</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/14/yang-kedua/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/14/yang-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 04:37:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Beginirasanya.com Subahanallah,  Maha Suci Allah yang menjadikan penciptaannya Maha Sempurna dengan berbagai proses yang harus dilalui ataupun Dia berkehendak Kun Fayakun, segalanya adalah mudah bagiNya, Allahu Akbar Sedangkan aku hanya hambaNya, manusia yg teramat biasa, lemah dan alpa, Laa haula walaa quwwata illa Billah&#8230; Ia titipkan kembali didalam rahimku yg kokoh, segumpal darah segumpal daging [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=95&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beginirasanya.com</p>
<p>Subahanallah,  Maha Suci Allah yang menjadikan penciptaannya Maha Sempurna dengan berbagai proses yang harus dilalui ataupun Dia berkehendak Kun Fayakun, segalanya adalah mudah bagiNya, Allahu Akbar</p>
<p>Sedangkan aku hanya hambaNya, manusia yg teramat biasa, lemah dan alpa, Laa haula walaa quwwata illa Billah&#8230; Ia titipkan kembali didalam rahimku yg kokoh, segumpal darah segumpal daging kemudian akan Ia tiupkan ruh yg suci kedalamnya, Maha Suci Allah..</p>
<p>Proses ini, jenak-jenak perjalanan ini adalah suatu proses besar dan luar biasa, maka aku hanya bisa berusaha berdoa dan betawakkal padanya. Lemah ini, mual ini&#8230;. lelah ini di sela kesibukanku sebagai istri dan bunda, pegawai sekaligus mahasiswa, saat ia melanda dan merajalela&#8230; terkadang rasanya aku tak berdaya.</p>
<p>&#8220;Allah yang memberikan ini, saat ini.. kuyakin aku mampu, Ia yg menetapkan untukku&#8221; bisikku dlm hati mecoba optimis. Dengan segala amanah dipundak yang harus ditunaikan ku yakin Allah mengetahui kapasitasku, Laa Yukallifulllahu nafsan illa wus&#8217;aha</p>
<p>Lain waktu&#8230; &#8220;Ya Allah, mampukah hamba? mengapa terasa jauh lebih berat&#8221; ketika mual melanda sedang setiap asupan yg masuk, raga menolak mentah-mentah. Sementara, tak ada waktu istirahat dan berbaring melepas lemas saat Azzam kecil menagih perhatian dan kasih sayang bunda. Azzam kecil belum mengerti&#8230;&#8230;</p>
<p>Aku tak mau meng-anggap amanah istimewa ini sebagai ujian, kuyakin ini adalah anugerah yang harus aku-suami-dan Azzam sambut dengan suka cita. Tentu saja kami sangat mengharapkannya, walaupun jujur&#8230; waktunya lebih cepat dari yang dibayangkan.</p>
<p>Namun, tau apa seorang hamba tentang kapan waktu yang tepat untuk segala sesuatu&#8230;. Banyak pasangan diluar sana yang mengharapkan amanah ini, bahkan sudah bertahun-tahun menunggu pasca pernikahan mereka. Sedang aku mendapatkan &#8220;rezki yang tak disangka-sangka&#8221; tentu hal ini patut disyukuri, walaupun dengan berbagai  konsekuensi&#8230;.</p>
<p>Empat bulan kedepan, adalah waktu yang rasanya -mungkin- tidak terlalu mudah dijalani. Aku masih harus menyelesaikan studiku, semoga bulan Mei ini semuanya telah rampung, gelar Sarjana bisa kugenggam. Kerja office hour &amp; kuliah malam senin hingga jum&#8217;at adalah ujian untuk aku, terutama Azzam&#8230; Betapa ia sudah harus berkorban sejak usianya masih sangat muda, 1 tahun 2 bulan kini</p>
<p>Merelakan bunda untuk jauh dari sisinya dan bermanja-manja, pantaslah setiap aku pulang kerumah dia langsung menagih perhatian dan menubrukku dengan cinta bertubi-tubi tanpa mengerti letih sudah menggelayuti. Maafin bunda sayang, smg bunda bisa membalas setiap pengorbanan dan kesabaranmu&#8230;.</p>
<p>Struktur Data Algoritma, mata kuliah terberat disemester terakhir ini, cenat canut hatiku menjajaki materi, tugas kuliah, tutorial yang harus ditunaikan selama 4 bulan kedepan, dan semuanya menggunakan Java Programming. Kerap hati kecil bertanya bagaiamana aku bisa tersesat dibelantara komputasi ini?? Hey tapi hati besar menyudutkan konsistensiku.. Ini pilihan yang kamu pilih dengan amat sadar bukan?? mengapa masih juga goyah dan pesimis..</p>
<p>Bismillah&#8230; Bismillah, aku memiliki Allah yang Maha Kasih dan Sayang, yg senantiasa membimbingku dan tak akan meninggalkanku dalam kelaraan dan kelemahan, Ada kedua orangtuaku, ayah dan mama yg hingga kini masih juga berkorban membantuku dan merelakan waktu tuanya untuk menjaga dan merawat Azzam selagi aku tak ada disisinya, ada suamiku yang senantiasa mendukungku dan menjadikan aku jauh lebih realistis dan mengenyampingkan melankolisku sebagai perempuan yg lemah, ada Azzam&#8230;. anak sholeh yang selalu tersenyum kemudian  memelukku, mengalihkan letihku dengan caranya sendiri&#8230;.. Ada ruh yang suci yang tertanam dalam diri ini, yg insya Allah kelak akan menguatkan jalanku, menjadikan aku orang yang banyak bersyukur pada Allah&#8230; Yang akan kami sambut dengan cita dan doa, Insya Allah&#8230;.</p>
<p>Bismillah, fashbir Shobron Jamiila&#8230;</p>
<p>#saat mual merajalela di pekan ke 10</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=95&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/02/14/yang-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>serba salah</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/26/serba-salah/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/26/serba-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 06:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Ga karuan rasanya memikirkan penilaian orang lain tentang kita&#8230;. Selalu ngerasa serba salah jika ingin meluluskan atau menyenangkan orang lain Ada baiknya aku sedikit tak peduli Tapi bagaimana&#8230; aku hidup tak sendiri Namun terus dipikirkan, membuat kepalaku pusing sekian keliling Argggh&#8230;&#8230; aku cuma pingin seimbang saja tidak merugikan siapapun Namun, selentingan-selentingan dan stigma negatif kerap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=92&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ga karuan rasanya memikirkan penilaian orang lain tentang kita&#8230;.</p>
<p>Selalu ngerasa serba salah jika ingin meluluskan atau menyenangkan orang lain</p>
<p>Ada baiknya aku sedikit tak peduli</p>
<p>Tapi bagaimana&#8230; aku hidup tak sendiri</p>
<p>Namun terus dipikirkan, membuat kepalaku pusing sekian keliling</p>
<p>Argggh&#8230;&#8230; aku cuma pingin seimbang saja</p>
<p>tidak merugikan siapapun</p>
<p>Namun, selentingan-selentingan dan stigma negatif</p>
<p>kerap terasa perih didalam dada.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Baiklah, aku cuek saja..</p>
<p>lakukan yg terbaik yg aku bisa..</p>
<p>Kini, aku laparrrrrr sekaligus mual</p>
<p>Astagfirullah&#8230; astagfirullah&#8230;. astagfirullah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=92&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/26/serba-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Working with Them</title>
		<link>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/19/working-with-them/</link>
		<comments>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/19/working-with-them/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 06:44:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rismadjamilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rismadjamilah.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah, Saya engga tau, apakah tulisan ini akan menyinggung suatu instansi atau kultur kerja suatu organisasi. Allahu&#8217;alam&#8230; namun yang saya rasa di lubuk hati yang paling dalam adalah sesak yang amat dalam. Nyesek! Bukan masalah kesibukan pekerjaan, mungkin itu adalah konsekuensi setiap pekerja, sibuk dan lelah&#8230;Sebagai staf dari perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, pasti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=90&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah,</p>
<p>Saya engga tau, apakah tulisan ini akan menyinggung  suatu instansi atau kultur kerja suatu organisasi. Allahu&#8217;alam&#8230; namun  yang saya rasa di lubuk hati yang paling dalam adalah sesak yang amat  dalam. Nyesek!</p>
<p>Bukan masalah kesibukan pekerjaan, mungkin itu  adalah konsekuensi setiap pekerja, sibuk dan lelah&#8230;Sebagai staf dari  perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi, pasti mau tidak mau akan  berhubungan dengan client, Ya! Client, sumber project&#8230; sumber dana&#8230;</p>
<p>Jam  terbang saya dibidang konsultasi ini memang belum lama, tetapi  berhubungan dengan client atau mitra kerja sedari pertama kerja,  alhamdulillah sudah pernah dijabanin, Di call center dulu customer yang  cuma iseng, marah-marah, super cerewet, atau bahkan sekedar nyampah  pernah telinga saya tanggapi dengan datar, hehe&#8230;</p>
<p>Kali ini,  bekerja selama kurang lebih 6 bulan bersama mereka, awalnya berjalan  baik-baik saja&#8230; komunikasi pekerjaan juga berjalan lancar, meski  terkadang harus melewati urusan administrasi dan birokrasi yang agak  rumit, maklum sebagian merasa bergelar pejabat dan aparatur negara.  Baiklah&#8230;. so far so good</p>
<p>Namun 2 bulan belakangan, semenjak ada  acara workshop, sosialisasi yang tentunya menguras tenaga dan biaya, di  Hotel pula acaranya&#8230;.Padahal kalau di pikir, gedung-gedung tinggi  tempat mereka berkantor, pasti ada ruang pertemuan yang mumpuni dan  tidak kalah dengan ruang pertemuan di hotel. Kenapa juga harus di  hotel?? kalau kenyamanan yang sama bisa diraih&#8230;. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya memang  tidak begitu heran kalau ada uang honor (yg memang ada aturannya) untuk  setiap pertemuan yg dihadiri. dan tadda! kali ini kantorku jg memiliki  double job sbg EO&#8230; weleh2, urusan booking hotel dan kamar, menu  makanan, hingga honor peserta kita juga yg urus&#8230;..</p>
<p>Namun, yang  paling aneh adalah kalau ada peserta yg datang setor muka di akhir  acara, kemudian terima honor.. Aneh bin ajaib! Seandainya dia datang  saja tepat waktu, kemudian aktiv mendengarkan isi dari workshop dan  sosialisasi tersebut, bagi saya itu sdh cukup berkontribusi.. Tapi kalau  cm setor muka kemudian terima honor dan malamnya menginap di hotel,  Aduh&#8230; ga kuasa deh, itu uang yg anda gunakan adalah uang negara !!!</p>
<p>Belum  lagi kroni-kroni manja, yg minta dilayani ini itu, difasiltasi dan ga  mau susah&#8230;. padahal baru gol II, gmn nanti kalau sdh menjadi pejabat  eselon I. Memang tidak bisa disalahkan bahwa budaya kerja atasan secara  tidak langsung diwariskan kepada bawahannya. Yang secara otomatis  &#8220;mentauladaninya&#8221;&#8230;. Grrrrr</p>
<p>Namun, ini belum seberapa&#8230; yang  paling ribet adalah urusan di akhir proyek. Serah terima pekerjaan  dengan bagian pengadaan dan perlengkapan. Bagi saya ini adalah ranah  paling spooky di birokrasi&#8230;.</p>
<p>Seminggu terakhir saya intens  disana untuk memantau status akhir pekerjaan kami, apakah sudah diterima  dan ditandatangani oleh sang Pejabat Pembuat Komitmen. Sehingga tanda  tangan kedua belah pihak, pemberi kerja dan penerima kerja bisa  disepakati.</p>
<p>Alhamdulillah deliverables  yang kami serahkan tidak ada yang kurang, sesuai dengan kontrak kerja  dan semuanya baik-baik saja. Namun si PPK tiba-tiba mengajukan requirement  (yg menurut saya kurang masuk akal dan tidak ada dikontrak), sehingga  benar-benar menghambat proses administrasi&#8230; Jadilah saya dan tim  seperti bola ping-pong, yang di oper sana sini&#8230; melintasi jalur  birokrasi yg aneh. Si A tidak mau tanda tangan kalau si B belum  tandatangan. Si C ingin tanda tangan setelah A tandangan. Siklus macam  apa ini???</p>
<p>Pernah ada teman yg bekerja di bidang konsultasi juga ditempat lain &#8221; Ah&#8230; itu mah biasa ris ga bakal kelar.. itu minta digaplok&#8221; jelasnya&#8230;. &#8220;hah? digaplok? maksudnya?&#8221; tanya saya agak lugu dan ragu&#8230; Yap, benar&#8230; seperti itulah. Nyesek kan??</p>
<p>Na&#8217;udzubillahi min dzalik, tsumma na&#8217;udzubillahi min dzalik&#8230; Ya Allah jauhilah hamba dari perbuatan yang engkau benci itu.</p>
<p>Alhamdulillah  pimpinan kantor saya pun bersikeras tidak mau main begituan. Memang sih  dari pihak klien juga tidak ada yg mengutarakan secara eksplisit minta  digaplok (hehe), tapi secara isyarat teramat jelas&#8230; bahkan sampai  bisik-bisik ditepon dihadapan kami.</p>
<p>Tapi berulang kali, saya dan  tim yang mengurus administrasi proyek berusaha berbaik sangka dan  pura-pura bodoh melihat gelagat mereka yang memang tampak kurang wajar</p>
<p>&#8220;Mba coba hub ibu A, maunya beliau apa, nanti hub saya lagi&#8230;&#8221; begitu jelas si bapak bagian pengadaan</p>
<p>&#8221;  atau gini aja deh mba, coba bos mba langsung aja yang hub saya, dengan  senang hati saya menerima, saya standby disini sampe jam 8 malem ko &#8221; senyumnya lebar sembari memberikan no ponsel pribadinya&#8230;. Namun alhamdulillah bos saya tak kunjung memghubungi si bapak.</p>
<p>Hah,  begitulah&#8230;. sepertinya saya stengah kapok bekerja sama dengan orang  birokrasi. Alhamdulillah sudah berakhir&#8230; jujur saya tidak tau persis  endingnya bagaimana. Namun, kami hanya diminta membuat revisi deliverables (yang memang adalah komitmen kami selaku pelaksana).</p>
<p>Harapan  saya adalah, mudah2an saya tidak ditempatkan kembali pada posisi  kemarin dimana dada saya terasa sesak karena tindakan dan sikap oknum yg  amat tidak berkenan. Lebih baik lelah otak dan fisik untuk hal yang  memang pantas diperjuangakan dan diridhoi Allah&#8230; ketimbang berurusan  dengan orang2 seperti Gayus!!!</p>
<p>Allahu&#8217;aalm bisshowab</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rismadjamilah.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rismadjamilah.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rismadjamilah.wordpress.com&amp;blog=2751816&amp;post=90&amp;subd=rismadjamilah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rismadjamilah.wordpress.com/2011/01/19/working-with-them/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec30355ac0fce13b88d7ac0a7c4b1f26?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rismadjamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
